Baraktime.com | Medan –
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara
(USU) menggelar talkshow dan sharing
session bertema “Himpunan Mahasiswa di Era
Sekarang, Apakah Masih Relevan untuk Mahasiswa Ilmu Komunikasi?” pada Rabu, 13
Mei 2026 di Aula FISIP USU.
Acara
ini menghadirkan Prayugo Utomo, co-founder
Voice of Forest sekaligus jurnalis IDN Times, sebagai pemateri utama. Kegiatan
turut dihadiri tamu dari HMJ Ilmu Komunikasi UINSU, HMJ KPI UTND Medan, BEM
STIK-P Medan, dan Himakom USMI sebagai upaya mempererat silaturahmi
antarhimpunan.
Tengku
Reyhan selaku ketua panitia mengungkapkan bahwa seluruh konsep acara disusun
dari nol karena merupakan kegiatan yang pertama kali diselenggarakan.
“Karena
acara ini adalah acara yang pertama kali kami laksanakan, jadi jelas kami tidak
memiliki contoh. Semua teknis benar-benar kami susun dari awal konsepnya, mulai
dari apa yang mau dibahas, bagaimana susunan rundown-nya, hingga
tamu dan hal-hal lainnya,” ungkapnya.
Reyhan
juga berharap agar kegiatan ini tidak berhenti pada satu kali penyelenggaraan
saja.
“Kita
berharap objektif atau tujuan dari acara ini tercapai. Kita mau kawan-kawan
sehimpunan itu senang, bisa dapat informasi, ilmu, dan relasi yang diinginkan.
Tentu juga soal keberlanjutannya, bagaimana ini bukan hanya menjadi acara yang
sekali saja tapi bisa jadi berulang,” harapnya.
Ramazuan
Kusuma selaku Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi USU
menegaskan bahwa acara ini hadir untuk menyadarkan mahasiswa akan pentingnya
berorganisasi.
“Organisasi
itu sebenarnya bukan hanya tentang membuat acara, tapi wadah untuk bisa belajar
tentang dirinya sendiri dan orang banyak, bisa dapat banyak pengalaman, relasi,
dan sebagainya. Di kuliah kita hanya belajar materi dan teori, sedangkan di
organisasi kita bisa belajar manajemen waktu, manajemen diri, dan sebagainya,”
ujarnya.
Atiqah
Nur Firyal, tamu dari HMJ Ilmu Komunikasi UINSU, menilai tema yang diangkat
sangat relevan dan memberikan pesan penting bagi mahasiswa masa kini.
“Himpunan
masih akan relevan di zaman sekarang, itu tergantung dari diri kita sendiri.
Kalau diri kita mampu dan tidak bermalas-malasan di himpunan tersebut, mungkin
itu akan tetap relevan. Kalau memang ada kegiatan positif lain di luar, it’s okay, tapi kalau tidak ada, sebaiknya manfaatkan waktu itu
selagi masih bisa, karena benefit sebagai mahasiswa itu tidak akan bisa terulang lagi,”
pungkasnya. (Aida)


Posting Komentar
0Komentar