Baraktime.com|Parapat – Perhelatan
Musyawarah Wilayah VII Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara
(Muswil VII KAHMI Sumut) di Aula Mes Pora-pora Pemprovsu, Parapat, telah usai
dilaksanakan pada Sabtu malam.
Berdasarkan
hasil musyawarah, tim presidium terpilih berjumlah tujuh orang. Mereka adalah
Rusdi Lubis, SH, MH, Dr. Hatta Ridho, Dr. Mansyur Pasaribu, Sugiat Santoso, Dr.
Sadikin Bintang, MM, Prof. Dr. Hasim Purba, dan M. Iskandar Nasution, SE, MM.
Namun,
dinamika forum memanas sesaat sebelum penetapan dan pemilihan Koordinator
Presidium. Perwakilan Majelis Daerah (MD) KAHMI Batubara melayangkan instrupsi
kepada pimpinan sidang untuk meminta kesempatan berbicara.
"Saya
dikabari oleh abanganda Sugiat Santoso bahwa beliau mengundurkan diri dari
presidium terpilih," ujar Sekretaris Umum MD KAHMI Batubara, Ahmad Zein,
S.Pd., M.Pd. di hadapan forum.
Pernyataan
mendadak dari MD KAHMI Batubara ini langsung memicu reaksi keras dari berbagai
kalangan yang memadati lokasi acara.
Salah
satu tokoh pemuda, Jagul Tanjung, menyatakan kepada awak media pada Sabtu
(9/5), bahwa informasi pengunduran diri Sugiat Santoso tersebut valid.
"Sepengetahuan
saya, Sekretaris MD KAHMI Batubara itu teman dekat Bang Sugiat. Jadi, tidak
mungkin beliau berani mengucapkan hal demikian jika pernyataan itu tidak keluar
langsung dari Bang Sugiat sendiri," tutur Ketua Umum HMI Cabang
Labuhanbatu Raya periode 2017-2018 tersebut.
Jagul
menambahkan, mekanisme organisasi pasca-mundurnya Sugiat akan otomatis
melimpahkan kursi jabatan kepada peraih suara terbanyak berikutnya di urutan
ke-8. Terkait kepastian administratif, forum kini tinggal menunggu surat
pernyataan resmi tertulis dari yang bersangkutan.
"Posisi kedelapan ditempati
oleh Bang Ade Parlaungan. Secara otomatis, beliaulah yang akan naik
menggantikannya," pungkas Jagul.(ril/red)


Posting Komentar
0Komentar