Budaya dan Sastra

Bismillah.......Mantra Istriku

Oleh : Rosmaini   Fikri mengetukkan bolpoint di tangannya ke ujung meja. Suara ujung bolpoint beradu dengan me…

Muara Penantian Sang Detektif (III)

Karya : Wai Nasution Melihat kode itu, Indra hanya bisa mengangguk kaku, sementara Rudi masih mematung, belum berani …

Aku dan Keylin (Tamat)

Karya : Rosmaini Aku cuma bisa nyengir saja. Pada Kak Eva kujelaskan kalau aku keberatan ikut dengan teman-temannya si…

Malam Purnama di Kampung Tua

Karya Wai Nasution   “Bang….pinggir….” Tiba-tiba suara pemuda bernama Bayu memecahkan suasana sepi didalam bus …

AKU DAN KEYLIN (II)

Karya : Rosmaini Tiba-tiba datang Windi bersama papanya menjemput kami di depan rumah. Barulah Keylin nongol dari ka…

AKU DAN KEYLIN

Karya : Rosmaini   Namaku Raini. Aku berasal dari kota kecil di sebuah kabupaten. Di awal 90-an kota kecilku …

Muara Penantian Sang Detektif (II)

Karya : WAI Nasution “Terus?” Rudi mendesak. Rasa penasaran mulai merayap, dibarengi degup jantung yang tiba-tiba b…

Muara Penantian Sang Detektif

Karya : WAI Nasution   Pria itu duduk menyudut, tenggelam dalam remang cahaya kafe. Postur atletisnya terbungku…

MENULISLAH

Karya: Wai Nasution Menulislah... Lepaskan alur pikirmu yang tak bersekat Biarkan jemari menari di atas kertas y…