Baraktime.com|Sipirok – Pemerintah
Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menegaskan komitmennya dalam memperluas
akses serta meningkatkan mutu pendidikan daerah. Hal ini menjadi pesan utama
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, saat memimpin upacara peringatan
Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Parade Kompleks Perkantoran
Bupati, Sipirok, Senin (4/5).
Mengusung
tema nasional "Menguatkan
Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", Gus Irawan menilai sinergi antara pemerintah, sekolah,
keluarga, dan masyarakat adalah kunci utama mengejar ketertinggalan kualitas
pendidikan.
“Momen
ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa pendidikan harus
menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali,” tegas Gus Irawan saat
membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Lebih
lanjut, ia menekankan bahwa esensi pendidikan melampaui sekadar transfer
pengetahuan (transfer
of knowledge). Pendidikan harus menjadi kawah
candradimuka bagi pembentukan karakter untuk melahirkan generasi yang beriman,
berakhlak mulia, cerdas, dan mandiri. Visi ini, menurut Gus Irawan, sejalan
dengan prioritas pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ditekankan Presiden
Prabowo Subianto.
Dalam
amanat tersebut, pemerintah pusat memperkenalkan pendekatan Deep Learning (pembelajaran mendalam) sebagai prioritas nasional melalui
lima langkah strategis:
1.
Revitalisasi
Sarana & Digitalisasi:
Modernisasi infrastruktur sekolah.
2.
Kesejahteraan
Guru:
Peningkatan kompetensi dan taraf hidup pendidik.
3.
Penguatan
Karakter:
Pembentukan nilai-nilai moral siswa secara berkelanjutan.
4.
Literasi,
Numerasi, & STEM:
Penguatan fondasi kecerdasan sains dan logika.
5.
Pendidikan
Inklusif:
Perluasan akses yang terjangkau bagi seluruh masyarakat.
Meski
kebijakan nasional telah dicanangkan, Gus Irawan tidak menutup mata terhadap
tantangan di lapangan. Ia mengakui pemerataan akses di wilayah Tapsel masih
memerlukan kerja keras.
"Kolaborasi
lintas sektor sangat diperlukan agar kebijakan pusat tidak berhenti di atas
kertas, tetapi benar-benar terimplementasi efektif hingga ke sekolah-sekolah di
pelosok desa," tambahnya.
Upacara
yang berlangsung khidmat ini tampil unik dengan nuansa budaya yang kental, di
mana seluruh peserta mengenakan pakaian adat nasional. Hadir mendampingi
Bupati, Sekretaris Daerah Sofyan Adil Siregar, jajaran pimpinan OPD, ASN, serta
perwakilan siswa SD dan SMP dari berbagai wilayah di Tapanuli Selatan.(RAH)


Posting Komentar
0Komentar