BARAKTIME.COM
| MEDAN — Dalam rangka memperingati Hari
Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Tokoh Pemuda Penggerak Perubahan,
Samsir Pohan, mengajak generasi muda Indonesia, khususnya di Medan, untuk
menjadikan momentum ini sebagai energi kolektif. Ia menegaskan pentingnya peran
pemuda dalam membangun bangsa yang maju, mandiri, dan berdaulat.
Menurut
Samsir, Harkitnas 2026—yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi
Kedaulatan Negara”—bukan sekadar seremonial historis. Ini adalah momen
kebangkitan kesadaran bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi yang
berani bergerak, berinovasi, dan menjaga persatuan.
“Semangat
kebangkitan adalah api perjuangan yang tidak boleh padam. Pemuda hari ini harus
menjadi pelopor, menghadirkan karya nyata, dan memperkuat kedaulatan di tengah
tantangan zaman yang semakin kompleks,” ujar Samsir Pohan, yang kini aktif
sebagai pemimpin komunitas strategis di Medan.
Samsir
menyoroti bahwa tantangan global dan teknologi menuntut generasi muda yang
adaptif, kreatif, dan berintegritas tinggi. Ia mendorong kebangkitan modern
diwujudkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, literasi digital, serta
partisipasi aktif dalam pembangunan.
Di
tengah dinamika sosial, ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat gotong
royong sebagai fondasi utama.
“Kita
tidak boleh terpecah oleh perbedaan. Hari Kebangkitan Nasional 2026 harus
menjadi penguat optimisme bahwa bangsa ini mampu berdiri kuat, maju, dan
dihormati dunia,” tambahnya.
Melalui
momentum ini, Samsir mendorong lahirnya gerakan pemuda yang produktif,
inovatif, dan peduli terhadap persoalan sosial. Ia percaya, perubahan besar
selalu dimulai dari keberanian anak muda untuk mengambil tanggung jawab bagi
masa depan bangsa.(ril/red).


Posting Komentar
0Komentar