DPC Pemuda Demokrat Kota Medan : Walikota Diminta Antispasi Pengaruh Ekonomi Masyarakat

Media Barak Time.com
By -
0

 


Baraktime.com|Medan

Ditengah era globalisasi ekonomi dimasa May Day sebagai peringatan hari buruh, yang juga berdampak dengan melonjaknya harga dolar mencapai 5 persen, akan berdampak buruk dan mempengaruhi perekonomian masyarakat.


Sehingga dengan demikian walikota Medan sebagai pemangku kebijakan harus mampu melakukan antisipasi dalam gejolak tersebut, harus mempunyai solusi, yang akan berdampak untuk mempengaruhi perekonomian masyarakat tersebut.


Demikian pernyataan ketua DPC Pemuda Demokrat Indonesia Kota Medan Drs. Osriel P Limbong M.Si di sekretariat DPC Pemuda Demokrat Indonesia Kota Medan, jl Kejaksaan no. 6 Medan, Jumaat (1 Mei 2026).


Pernyataan Osriel P Limbong yang akrab disapa bung Osriel oleh rekan aktivis organisasi nasionalis ini dalam rangka menyikapi peringatan hari buruh international.


Menurut dia, bahwa persoalan yang paling utama adalah persoalan bagaimana menyikapi kebutuhan masyarakat dan terpenuhi. Sebab sampai saat ini akibat melemahnya rupiah secara otomatis mempengaruhi perekonomian masyarakat, sebutnya.


Kita sangat mengkhawatirkan jika hal ini tidak dapat diantisipasi dalam mengawal perekonomian sesuai kebutuhan mayarakat. 

Hari ini kita sangat mengkhawatirkan tingkat pertumbuhan perekonomian dengan mekenahnya nilai rupiah terangnya. 


Sejalan dengan perkembangan dan pertumbuhan harus mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat agar masyarakat tidak menjadi korban dari kepentingan politik dan perekonomian.


Seiring dengan peringatan hari buruh, dengan tema menolak sistem penindasan di negara Indonesia memerdekakan rakyat dari mental perbudakan menjadi mental yang berdaulat di negeri sendiri.


Tema ini sangat menggugah hari anak negeri untuk berjuang kedepan, jelas osriel. Harapan itu dapat setidaknya memperkecil tingkat perbudakan yang selama ini sudah menggurita, sehingga rakyat pribumi tidak menikmati arti kemerdekaan dalam sebuah konteks yang dihasilkan negara, terang Osriel Limbong.


Dari satu sisi rezim berkuasa juga tidak mampu melepaskan jeratan yang membuat kemiskinan ditengah-tengah masyarakat, yang jurang pemisah itu mulai melebar, sambungnya lagi.


Untuk itu, kata osriel DPC Pemuda Demokrat Indonesia kota Medan menghimbau, agar pemangku kepentingan dalam hal ini walikota Medan dapat melahirkan suatu solusi baru sebagai jembatan guna mengantisipasi agar masyarakat tidak korban kezholiman rezim, lanjutnya.


Diantara pernyataan sikap itu, kata Osriel iyalah badanya perubahan sistem dalam perekonomian rakyat sekaligus antisipasi akan terjadi pergeseran jika kebaikan dolar dengan melemahnya rupiah.

Sebab ini yang akan berdampak buruk dalam.perekonomian masyarakat jelasnya. (Red)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)