Kepala
Dinas Perhubungan (Kadishub) Aceh Singkil, Sam’un, menjelaskan bahwa inisiatif
ini diambil karena kondisi jalan yang berlubang telah lama menyulitkan
mobilitas harian warga. Hambatan ini paling dirasakan oleh para siswa yang
harus melintasi jalur tersebut setiap hari untuk menuju sekolah.
"Dengan
kondisi jalan berlubang yang menyulitkan mobilitas warga, khususnya pelajar,
saya berinisiatif menggandeng PT Socfindo untuk melakukan penimbunan,"
ujar Sam’un saat memantau langsung pekerjaan di lapangan.
Dalam
proyek penanganan jalan ini, pihak perusahaan mengerahkan delapan unit truk
untuk mengirimkan material timbunan ke lokasi. Proses pengerjaan juga didukung
penuh oleh fasilitas operasional perusahaan guna mempercepat pemulihan akses.
"Ada
sekitar delapan unit truk langsung diterjunkan di lokasi. Untuk tahap
penyelesaian (finishing), pihak perusahaan menjadwalkan satu unit alat berat (grader) untuk meratakan material timbunan pada sore hari
ini," lanjut Sam’un.
Saat
dikonfirmasi secara terpisah, Pengurus PT Socfindo Kebun Lae Butar, Erik Obaza
Barus, membenarkan adanya penyaluran bantuan CSR untuk memperbaiki jalan
tersebut berdasarkan usulan Kadishub Aceh Singkil.
Erik
menegaskan bahwa kontribusi ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab
sosial perusahaan dalam mendukung fasilitas publik di sekitar wilayah
operasional mereka.
"Hal
ini sudah menjadi tanggung jawab sosial perusahaan untuk membantu agar
mobilitas warga dapat terbantu, khususnya para pelajar yang akan berangkat ke
sekolah," kata Erik.
Melalui
sinergi ini, hambatan transportasi di kawasan tersebut kini mulai teratasi
sehingga dapat memberikan kenyamanan serta keamanan bagi anak-anak sekolah
dalam menuntut ilmu. (MP)


Posting Komentar
0Komentar