Ironis! Diduga Oknum Pejabat Madina gunakan Mobil Dinas dengan mengganti Plat Palsu

Media Barak Time.com
By -
0

 


 


Baraktime.com|Medan

Demi memperlancar kerja seorang pejabat di suatu pemerintahan daerah, maka para pejabat di fasilitasi dengan mobil dinas dan fasilitas lainnya. Hal ini sesuai dengan peraturan dan kebijakan yang berlaku, dan pejabat yang menggunakan mobil dinas harus bertanggung jawab atas penggunaan kendaraan tersebut.

Namun bagaimana jika seorang pejabat mengabaikan aturan tersebut demi kepentingan pribadinya? Tentu hal itu tidak bisa di tolerir, seperti temuan wartawan media ini  terhadap 1 unit mobil merk Toyota RUSH dengan no pol BK 1995 ACI, yang terparkir  dihalaman  belakang PLAZA MILLENIUM Medan dan diduga dekat dengan tempat hiburan malam pada Sabtu (14/3) sekira pukul 6  pagi lalu.

 

Melihat itu, timbul kecurigaan terhadap mobil yang terparkir di halaman belakang Plaza dan mengeceknya dengan mengkonfirmasi pihak terkait. Hasilnya, mobil itu diduga milik Pemda Madina dengan Plat merah Nopol BB 548 R, bukan ber plat BK 1995 ACI.

Selanjutnya, wartawan media ini berusaha mengkonfirmasi pemilik mobil itu sebagaimana yang tercantum  didalam data kepemilikannya, yang diduga oknum yang bertanggung jawab atas mobil tersebut. Namun, oknum tersebut terkesan menghindar dari apa yang menjadi bahan konfirmasi  wartawan media ini.

Menurut salah seorang warga, pejabat tersebut membawa mobil dinas dengan plat nomor yang berbeda dari yang seharusnya diduga sebagai kamuflase agar tidak ada yang curiga kegiatannya di luar keperluas dinas.

“"Ini sangat tidak pantas, pejabat harus menjadi contoh bagi masyarakat, bukan malah menyalahgunakan kekuasaan," kata seorang warga.

 

 Insiden ini menimbulkan perhatian publik dan menjadi perbincangan di seputar jaringan media, hal ini jelas kuat dugaan bahwa oknum pejabat pemda Madina itu  telah menyalahgunakan kekuasaan dan melanggar aturan.

 

Ironisnya, Oknum tersebut  menghindar  setiap dikonfirmasi terkait mobil dinas itu,  dengan alasan tidak tahu terkait urusan mobil yang terparkir di halaman sebuah plaza di Medan. Sampai berita ini di tayangkan   oknum Pejabat itu belum memberikan pernyataan resmi tentang temuan mobil yang diduga milik pemkab Madina ini, tapi diharapkan ia dapat bertanggung jawab atas tindakannya. (tim)

 

 

 

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)