Menanti 18 Tahun, Tugu Perjuangan Pemekaran Labusel Akhirnya Mulai Dibangun

Media Barak Time.com
By -
0

 



Baraktime|Labusel – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Pemkab Labusel) bersama Forum Pejuang Pemekaran (FORPERAN) resmi memulai pembangunan Tugu Perjuangan Pemekaran. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama di halaman SBBK Kotapinang pada Kamis (25/6).


Monumen ini didirikan sebagai bentuk penghormatan nyata atas jasa para pejuang pemekaran. Selain itu, proyek ini menjadi upaya merawat sejarah daerah bagi generasi muda.


Acara seremonial tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Labusel, M. Reza Pahlevi Nasution. Turut hadir Ketua FORPERAN M. Yunus, pihak Dinas PUTR, serta perwakilan konsultan pembangunan.

 

Jadi Ruang Edukasi dan Wisata Sejarah

Dalam sambutannya, Sekda Labusel M. Reza Pahlevi Nasution menegaskan bahwa tugu ini bukan sekadar proyek fisik semata. Kedepannya, kawasan ini akan diintegrasikan menjadi ruang edukasi publik sekaligus destinasi wisata sejarah.


Monumen ini juga menjadi pengingat perjuangan masyarakat di lima kecamatan hingga berhasil mewujudkan Kabupaten Labusel yang otonom.

"Tugu Perjuangan ini didirikan agar generasi penerus tidak melupakan jati diri dan besarnya pengorbanan para pejuang. Kita ingin nilai patriotisme ini terus hidup di tengah modernisasi," ujar Reza.

 

Penantian Panjang Selama 18 Tahun

Di lokasi yang sama, Ketua FORPERAN M. Yunus menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemkab Labusel. Pembangunan ini menjadi jawaban atas penantian panjang mereka selama hampir dua dekade.


“Kami berterima kasih karena setelah menanti 18 tahun, tugu pejuang pemekaran ini akhirnya terwujud," kata Yunus.

Tak berhenti di pembangunan fisik, Yunus mengungkapkan bahwa FORPERAN kini bersiap menyusun buku sejarah resmi pemekaran Labusel.


“Semoga tugu ini menjadi kebanggaan bersama. Selanjutnya kami akan menyusun buku sejarah pemekaran agar generasi muda mengetahui rekam jejak daerahnya,” tambahnya.


Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara bergantian oleh Sekda, Ketua FORPERAN, dan para pengurus sebagai simbol sinergi kuat antar-elemen daerah.


Proyek Tugu Perjuangan ini ditargetkan rampung sebelum Hari Jadi Pemkab Labusel yang ke-18. Selain mempercantik tata kota, monumen baru ini diharapkan menjadi pengingat abadi akan nilai persatuan bangsa. (red)

 

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)