Baraktime|Medan, 4 Juli 2026 – Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) secara resmi menyampaikan pernyataan sikap terkait proses hukum yang tengah dihadapi oleh Ketua Harian PB MABMI sekaligus Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH.
Ketua Umum PB MABMI, Prof. Dr. Datu H. OK Saidin, SH., M.Hum., menyatakan keprihatinan mendalam atas kasus tersebut. Di sisi lain, ia juga memberikan catatan kritis terhadap sistem demokrasi nasional yang dinilai kerap menjebak para kepala daerah.
Penghormatan Penuh Terhadap Hukum
Prof. OK Saidin menegaskan bahwa secara pribadi dan organisasi, MABMI mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kendati demikian, ia mengingatkan semua pihak untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
PB MABMI menyerahkan seluruh proses hukum ini secara mutlak kepada aparat penegak hukum yang berwenang. Langkah ini diambil demi menegakkan supremasi hukum yang berkeadilan dan transparan.
Sorotan Kritis Terhadap Mahalnya Sistem Politik
Dalam pernyataannya, Prof. OK Saidin juga menyoroti sistem pemilu one man one vote saat ini yang dinilai sangat rawan memicu praktik politik uang. Akibatnya, kepala daerah kerap terjebak dalam lingkaran pemulihan modal biaya kampanye yang sangat besar.
Berkaca dari riset disertasi hukumnya, Prof. OK Saidin mendorong adanya evaluasi tata negara untuk menemukan format pemilu yang lebih bersih. Menurutnya, pembenahan sistem sangat penting agar biaya politik dalam suksesi kepemimpinan tidak lagi menekan para pejabat, yang pada akhirnya bermuara pada pelanggaran hukum.
Imbauan Jaga Kedamaian untuk Warga MABMI
Menyikapi situasi ini, Ketua Umum MABMI mengimbau seluruh warga Melayu dan masyarakat luas untuk tidak saling melempar stigma negatif atau mengaitkan kasus ini dengan masalah masa lalu.
Merujuk pada Al-Qur'an Surah Al-Hujurat ayat 11, ia mengingatkan agar tidak ada kelompok yang saling mengolok-olok atau menjatuhkan. Sebagai penutup, Prof. OK Saidin mengajak semua pihak untuk mendoakan agar keluarga besar H. Syah Afandin diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini. (red).


Posting Komentar
0Komentar