Jajaran Polres Padang Lawas, Melakukan Pengamanan SPBU Armadar 50 Binanga, Antisipasi Penyalahgunaan BBM.

Media Barak Time.com
By -
0

 


Baraktime|Palas - Polisi rutin melakukan pengamanan (Pam) di SPBU untuk mengantisipasi penyalahgunaan BBM bersubsidi, mencegah penimbunan (pengerit), mengatur antrean, dan memastikan kelancaran arus lalu lintas. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Padang Lawas melalui Jajarannya Polsek Barumun Tengah. Selasa (21/07/2026), pukul 09.00 wib sampai selesai. 


Personil Polsek Barumun Tengah Polres Padang Lawas Aiptu M Surbakti dan Aipda S Saputra yang dilaksanaan Kegiatan Pengamanan Pengisian BBM di SPBU 14 227 340 , ARMADAR 50 Binanga di Desa Binanga, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas.


Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK, menyampaikan Hadirnya Polri ditengah-tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.


Arus Lalu Lintas di seputaran Wilkum Polsek Barumun Tengah aman dan Lancar. Memberikan himbauan kepada pengendara R2 dan R4 agar tetap mengikuti antrian dan tidak membuat Keributan.


"Pada saat ini SPBU 14 227 340 , ARMADAR 50 Binanga di Desa Binanga memiliki Cukup Stok untuk BBM jenis Pertalite, Bio Solar, Dexlite dan Pertamax, Selama pelaksanaan kegiatan Situasi aman dan Kondusif dan terkendali. Kata Kapolres. 


Lanjut Kapolres, bahwa kegiatan yang di laksanakan merupakan kegiatan rutin yang bertujuan memberikan rasa aman kepada para pengguna BBM yang hendak mengisi kendaraannya serta meminimalisir tindakan para oknum-oknum tertentu yang mau menimbun atau membeli BBM baik menggunakan drum maupun jarigen. 


"Personil Polsek Barumun Tengah Polres Padang Lawas juga sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas dan himbauan kepada warga untuk selalu waspada terhadap segala kemungkinan terutama menyikapi situasi beberapa waktu yang lalu dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terutama jangan sampai ada oknum tertentu yang memanfaaatkan situasi dengan menimbun BBM yang ada di SPBU dengan cara membeli menggunakan jarigen atau drum sehingga menimbulkan konflik di masyarakat terutama para pengguna / pemakai BBM". Tandasnya. (Kammar Pohan/Ril)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)