Tolak Lewati Lokasi Tawuran, Pasutri di Tembung Dianiaya dan Ditodong Air Gun oleh 'Pak Ogah'

Media Barak Time.com
By -
0

 



Baraktime.com|MEDAN – Tim Resmob Polrestabes Medan bergerak cepat menangkap dua orang pengatur jalan liar atau "Pak Ogah", Berinisial Z  (46) dan J (37)  yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pasangan suami istri (pasutri) di kawasan terowongan rel kereta api Tembung tepatnya di jalan baru, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Rabu (3/6) sekira pukul 18.30 WIB . Kini Kedua pelaku kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolrestabes Medan.


Menurut keterangan Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis, Peristiwa bermula saat kedua pelaku memaksa pasutri tersebut untuk terus maju melewati terowongan rel kereta api. Namun, sang suami menolak demi keselamatan istrinya yang sedang hamil, lantaran ia melihat ada aksi tawuran di area depan jalan tersebut.


Penolakan korban memicu cekcok mulut yang berujung pada aksi kekerasan. Saat istri korban MKN (31) berusaha merekam keributan menggunakan ponselnya, salah satu pelaku naik pitam dan menendang perut wanita hamil tersebut. Sementara itu, pelaku lainnya menganiaya sang suami dan mengeluarkan senjata jenis air gun untuk mengancam korban.


Adrian menyebut kedua pelaku ditangkap saat berada di salah satu bengkel di Jalan Baru sekira pukul 23.00 WIB. Setelah itu, kedua pelaku digelandang ke kantor polisi untuk diproses.



"Tim JCS dan Resmob memboyong pelaku ke Polrestabes Medan untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.



Aksi premanisme ini sempat terekam kamera dan videonya viral di media sosial. Merespons laporan dan keresahan masyarakat, Tim Resmob Polrestabes Medan langsung melakukan pengejaran kilat. Hanya dalam hitungan jam setelah kejadian, kedua pelaku berhasil diringkus petugas di sebuah bengkel tanpa perlawanan.


Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti berupa satu pucuk pistol air gun telah diamankan di Mapolrestabes Medan untuk proses hukum lebih lanjut. Tindakan tegas dan respons cepat kepolisian ini mendapat apresiasi serta ucapan terima kasih yang mendalam dari warga Kota Medan yang mendambakan keamanan di jalan raya. (ASin)

 

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)