Baraktime.com|Labusel – Desa kini tak
lagi sekadar menjadi objek pembangunan, melainkan ujung tombak pengelolaan data
yang mandiri. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba , saat meluncurkan
Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Desa Teluk Panji
IV, Kecamatan Kampung Rakyat, Kamis (23/4).
Dalam arahannya, Wabup menyampaikan bahwa program ini merupakan
langkah revolusioner untuk mengubah wajah desa menjadi lebih modern dan
berbasis data. Ia menekankan bahwa kebijakan yang hebat selalu lahir dari data
yang akurat.
"Data bukan sekadar deretan angka di atas kertas, melainkan
fondasi utama agar kebijakan pemerintah tepat sasaran, akurat, dan
berkelanjutan. Tanpa data, kita melangkah tanpa arah," ungkap Wabup dengan
tegas.
Melalui Desa Cantik, perangkat desa didorong untuk memiliki
kapasitas dalam mengelola statistik secara mandiri. Tujuannya jelas: agar desa
mampu memetakan potensinya sendiri, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga
pengembangan ekonomi lokal, sehingga pembangunan tidak lagi bersifat
menerka-nerka.
Wabup juga berharap Desa Teluk Panji IV mampu menjadi pionir dan
inspirasi bagi desa-desa lain di Labuhanbatu Selatan dalam menerapkan tata
kelola pemerintahan yang transparan dan berbasis bukti (evidence-based
policy).
"Jika datanya benar, maka bantuannya tepat sasaran,
pembangunannya efisien, dan kesejahteraan masyarakat pun akan meningkat secara
nyata," tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Wabup memberikan apresiasi tinggi kepada
Badan Pusat Statistik (BPS) atas pendampingan teknis yang diberikan. Ia
mengajak seluruh aparatur desa untuk memacu kualitas SDM agar selaras dengan
semangat modernisasi desa yang dicanangkan.
"Mari kita bangun komitmen bersama. Dari desa, untuk data
yang lebih berkualitas demi masa depan Labusel yang lebih maju,"
pungkasnya. (Red).


Posting Komentar
0Komentar