Pada
sebuah daerah terdapat gunung yang konon katanya ketika pendaki mencapai
puncaknya akan disuguhkan sebuah pemandangan yang cantik nan eksotis. Bisa
dibilang pemandangan yang disuguhkan oleh gunung tersebut tak bisa ditemukan di
tempat lain.
Karena
hal tersebut beberapa waktu kemudian datangnya seorang pemuda yang bermaksud
untuk mencapai puncak gunung tersebut. Pemuda tersebut lalu mencoba untuk
menapaki langkahnya hingga sampailah di lereng gunung.
Pada
area lereng gunung terdapat sebuah rumah yang di dalamnya terdapat seorang
kakek tua. Lalu pemuda tersebut menemui sang kakek dan bertanya untuk
menunjukkan jalan menuju puncak gunung.
Sang
kakek menjelaskan jika terdapat tiga jalan untuk menuju puncak. Semua jalan
bisa dilalui, namun tetap saja setiap pendaki harus memilih jalan untuk menuju
ke puncak.
Seketika
pemuda memilih jalan yang sebelah kiri. Namun sebelum langkah pertama diambil
pemuda tersebut, sang kakek menjelaskan jika pada jalan sebelah kiri terdapat
banyak kerikil dan rintangan. Seakan penuh keberanian dan percaya diri, pemuda
tadi mulai menapaki langkah demi langkah.
Semua
yang diberitahu oleh kakek tua tadi ternyata benar. Semakin tinggi jalan yang
dilalui oleh pemuda tadi. Kerikil dan bebatuan besar kerap ia temui. Bahkan
jalan juga seakan-akan tak berpihak kepadanya.
Selanjutnya
ia memutuskan untuk turun dan kembali ke kakek tua. Ia menjelaskan semua
kejadian yang dialaminya. Lalu pemuda tadi ingin mencoba menggunakan jalan
sebelah kanan. Sang kakek tua menjelaskan kembali jika pada jalan kanan penuh
duri sambil tersenyum manis.
Pemuda
tadi tetap melangkah, sekali lagi omongan kakek tua tadi benar kembali. Pemuda
tadi mendapatkan banyak rintangan. Lalu ia kembali lagi dan meminta arahan
kepada sang kakek , sebenarnya jalan yang aman dan tak banyak rintangan itu
yang mana.
Sang
kakek menjawab dengan nada serius. “Nak untuk menuju puncak dan mendapatkan
pemandangan yang indah memang diperlukan usaha dan kegigihan. Semua jalan yang
kamu lewati tidak ada yang pasti kemudahannya. Bahkan mungkin jalan buntu juga
akan kamu temui,” ucap kakek tua seperti memberikan sebuah nasihat.
Dari
apa yang diucapkan oleh sang kakek tua membuat pemuda tersebut paham apa yang
dimaksud dan bertekad untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak apa pun itu
rintangannya.
Dari
kisah tersebut kita bisa paham jika untuk menuju sukses atau tempat tertinggi
dibutuhkan kerja keras dan keberanian. Selain itu doa dan berserah diri kepada
Allah juga sangat penting sekali. Sebab ketika kita berdoa dan berusaha, maka
jalan akan dibukakan oleh Allah.
Sesulit
apa pun menurut manusia, bagi Allah adalah sebuah kemudahan untuk mengubahnya
menjadi jalan yang tak berliku.


Posting Komentar
0Komentar