Baraktime.com|Labusel
Bupati
Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengirim sinyal keras kepada
seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni pembangunan 2027 tidak boleh
berjalan biasa-biasa saja. Pesan itu ditegaskannya saat membuka Forum Perangkat
Daerah Rancangan Awal RKPD Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2027 di Aula Bappedalitbang,
Kamis (19/2)..
Forum
ini bukan sekadar agenda tahunan. Di hadapan para pimpinan OPD, Bupati Fery
menekankan RKPD 2027 harus menjadi instrumen nyata untuk menjawab persoalan
riil masyarakat, bukan tumpukan program administratif tanpa dampak langsung.
“Setiap
program harus lahir dari kebutuhan masyarakat. Setiap rupiah anggaran harus
menjawab persoalan daerah. Tidak ada lagi ruang bagi program yang hanya
terlihat di laporan,” katanya.
Forum
Perangkat Daerah merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan
pembangunan, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan
Permendagri Nomor 86 tahun 2017. Di forum inilah arah pembangunan daerah diuji,
apakah benar-benar sinkron antar OPD, sejalan dengan aspirasi masyarakat hasil
Musrenbang kecamatan, dan selaras dengan kebijakan nasional serta provinsi.
RKPD
Labuhanbatu Selatan Tahun Anggaran 2027 mengusung tema “Transformasi Ekonomi
Berkelanjutan dan Pengembangan Destinasi Pariwisata.” Tema ini, menurut Bupati,
tidak boleh berhenti sebagai jargon perencanaan. Transformasi ekonomi harus
diwujudkan melalui penguatan UMKM, ekonomi kreatif, dan hilirisasi produk
unggulan daerah yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Bupati Fery menyoroti pentingnya reformasi tata kelola pemerintahan.
Digitalisasi dan inovasi pelayanan publik menjadi keharusan agar birokrasi
tidak lagi menjadi hambatan, melainkan akselerator pembangunan.\
Hasil forum ini akan menjadi bahan krusial dalam pemutakhiran Rancangan
RKPD Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun Anggaran 2027, sebelum dibawa ke
Musrenbang RKPD tingkat kabupaten sekaligus menjadi tolok ukur keseriusan
pemerintah daerah dalam menerjemahkan visi pembangunan ke dalam kerja nyata.(red)


Posting Komentar
0Komentar