Baraktime.com|Medan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka secara
resmi Festival Gebyar Salawat antar Masjid Perwakilan Kecamatan se-Kota Medan
dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026. Yang digelar di Masjid
Quatul Muslim, Sabtu (31/01/2026).
Kegiatan ini memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Medan
dan digelar sebagai bagian dari penguatan syiar Islam serta persatuan umat.
Turut hadir pada Pembukaan festival dihadiri unsur
Forkopimda dan pemerintah wilayah, di antaranya Kapolres Medan yang diwakili
Kapolsek Medan Kota Fetyawan SH, Camat Medan Kota dan Camat Medan Area,
Kapolsek Medan Area yang diwakili Wakapolsek AKP Imanuel Sembiring, Danramil 04
Medan Kota yang diwakili Wadanramil Kapten Inf.P Siregar, Camat Medan Kota
Sutan Fauzi Arief Lubis. S.STP.MSi. Lurah Pasar Merah Timur Karim Surbakti, MUI
Kota Medan DR.Ahmad Suhaimi, MA, dan Manager CIMB Niaga Syariah Cabang Ring
Road Syaufi Nasution, serta Tokoh Agama, , tokoh masyarakat, serta peserta
festival dari berbagai kecamatan.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam sambutan
tertulis yang dibacakan Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM.Dr.
ADLAN, S.Pd, MM, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Gebyar
Salawat sebagai bentuk syiar Islam yang menyejukkan dan memperkuat nilai-nilai
spiritual masyarakat Kota Medan.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi
sarana mempererat ukhuwah antar masjid dan antar kecamatan di Kota Medan.
Melalui lantunan salawat, kita diajak meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam
kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Pemko Medan juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak, mulai
dari Dewan Masjid Indonesia (DMI), Badan Kemakmuran Masjid (BKM), unsur
kecamatan dan kelurahan, hingga komunitas masyarakat yang terlibat aktif dalam
pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut Wali Kota, pembangunan Kota Medan tidak hanya
berfokus pada aspek fisik, tetapi juga membutuhkan penguatan moral dan
spiritual masyarakat. Sinergi antara pemerintah, masjid, dan umat menjadi kunci
dalam mewujudkan Medan yang religius, inklusif, dan harmonis.
Dalam sambutannya, Rico Waas juga mengimbau masyarakat untuk
menjauhi narkoba dan praktik judi online yang dinilai merusak sendi kehidupan
keluarga dan sosial. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menyambut bulan suci
Ramadan dengan hati yang bersih, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan
kepedulian sosial.
"Festival Gebyar Salawat ini diharapkan dapat
dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin Kota Medan dalam
memperkuat nilai-nilai keislaman, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda
terhadap masjid. Menjadi pusat pembinaan umat dan persatuan sosial. Hal ini
sejalan dengan Visi menjadikan Medan Kota yang inklusif, bertuah,maju dan
berkelanjutan."tutupnya.
Sebelumnya Ketua Panitia Drs.H. Rivai Nasution, MM, dalam
sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah
berkontribusi dan bekerja keras menyukseskan Gebyar Festival Selawat Medan.
"Pelaksanaan Festival Selawat Medan yang digelar di
halaman Masjid Quatul Muslimin. terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak,
mulai dari Badan Kemakmuran Masjid (BKM), unsur akademisi, kecamatan,
kelurahan, hingga dukungan sejumlah mitra dan sponsor.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang
telah berkontribusi, termasuk unsur pemerintahan, tokoh agama, serta
rekan-rekan media yang turut mendukung dan mempublikasikan kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi juga media syiar
Islam, mengagungkan Rasulullah SAW, serta menjadi sarana mempererat silaturahmi
antar jemaah dan masyarakat,” ujar Rivai.
Selain sebagai syiar keagamaan lanjutnya, Festival Pelawat
Medan juga diharapkan mampu memperkuat kebersamaan sosial, khususnya dalam
menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan ini dinilai menjadi ruang pertemuan
antara jemaah, masyarakat, dan unsur pemerintahan di tingkat kecamatan dan
kelurahan.
Rivai juga mengungkapkan bahwa, rencana pelaksanaan festival
ini telah dibahas dan dikomunikasikan sejak beberapa bulan lalu bersama unsur
kecamatan dan pihak terkait.
Respons positif dari berbagai pihak menjadi dasar
terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ke depan, panitia berharap Festival Pelawat Medan dapat
dikembangkan secara lebih kreatif dan berkelanjutan, serta dijadikan agenda
tahunan agar semakin dikenal dan diminati masyarakat luas."paparnya.
“Harapan kami, Festival Selawat, dapat menjadi agenda rutin
tahunan dan terus berkembang sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi
masyarakat Kota Medan,” katanya. (ril/red)
Panitia juga berharap dukungan dan arahan dari Pemerintah
Kota Medan agar pelaksanaan Festival Pelawat Medan ke depan dapat berjalan lebih
baik dan berdampak luas bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Dan
berharap, kegiatan ini membawa keberkahan serta berjalan sesuai dengan tujuan
dan niat baik yang telah direncanakan.
Sementara itu, Perwakilan Bank CIMB Niaga Syariah Syariah Cabang
Ring Road , Syaufi Nasution menyatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan
tersebut sebagai bagian dari penguatan syiar Islam dan pengembangan ekonomi
syariah di tengah masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi
aktif dalam kegiatan sosial, termasuk pemberian santunan kepada anak yatim.
“Dalam kegiatan ini, kami turut mendukung pemberian santunan
kepada 100 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen kami
terhadap nilai-nilai syariah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan Festival Selawat Medan sejalan
dengan upaya mendorong literasi dan penguatan ekonomi syariah, khususnya di
sektor perbankan syariah.
Menurutnya, dukungan masyarakat sangat penting agar ekonomi
syariah dapat terus berkembang dan memberi manfaat luas.
Selain kegiatan keagamaan, Gebyar Festival Selawat Medan
juga dirangkai dengan berbagai perlombaan yang akan berlangsung selama dua
hari.
Ia juga berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan
lancar dan menjadi sarana mempererat silaturahmi antar umat.tutupnya.


Posting Komentar
0Komentar