Baraktime.com|Aceh Singkil
Keberadaan sampah plastik dan barang - barang bekas pakai lainnya masih menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Aceh Singkil.
"ya betul, sampah plastik ini memang sangat mengancam atmosfer lingkungan kita," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Singkil, Surkani, Minggu (5/7).
Sebab, selain keberadaan sampah plastik ini ternyata sulit untuk terurai hingga puluhan dan bahkan ratusan tahun. Selain itu juga minimnya kesadaran warga untuk mengurangi penggunaan kantongan plastik sekali pakai, serta diduga kebiasaan buruk warga untuk menempatkan sampah pada tempatnya dan kebiasaan untuk memilah dan memilih sampah terutama sampah keluarga belum sepenuhnya berjalan optimal terlaksana di Kabupaten Aceh Singkil.
Padahal sosialisasi dan edukasi akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dari sampah ini terus dilakukan Pemerintah Kabupaten setempat melalui Dins Lingkungan Hidup (DLH) kepada seluruh elemen, serta Pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan untuk warga agar dapat mengurangi penggunaan kantongan plastik.
"Disaat sampah plastik ini terjemur, lalu diterbangkan angin ke dasar sungai dan laut sangat mengancam habitat ikan karena dapat menjadi racun,"tambahnya.
Sebelumnya, melalui peringatan hari bebas kantongan plastik sekali pakai dunia 3 Juni 2026.Surkani juga menegaskan, Pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak masyarakat Aceh Singkil untuk untuk lebih bijak menggunakan kantongan plastik sekali pakai.
Warga diharapkan agar lebih proaktif untuk memilah dan memilih sampah, sebelum membuah sampah pada tempat pembuangan akhir (TPA). (MP)


Posting Komentar
0Komentar