Baraktime.com|Taput
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, mengambil langkah proaktif dengan mengunjungi Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara di Medan, Senin (06/04). Kunjungan ini bertujuan mempercepat perbaikan infrastruktur jalan nasional dan peningkatan konektivitas antar-kabupaten di wilayah Tapanuli Utara.
Kehadiran Bupati yang didampingi Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan (PUTRHub) Taput, Dalan N.P. Simanjuntak, ST, MM, diterima langsung oleh Kepala BBPJN Sumatera Utara, Hardy P. Siahaan, ST, M.Sc.
Dalam pertemuan yang berlangsung intens, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyoroti langsung masalah banjir genangan yang kerap melumpuhkan ruas jalan nasional di wilayahnya. Beberapa titik krusial yang menjadi sorotan utama adalah Kecamatan Siborongborong, Sipoholon, dan Pasar Sirongit Sipoholon, serta Jalan Pahae di Desa Sangkaran, Kecamatan Siatas Barita.
"Penanganan ini sangat mendesak karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Kami berharap BBPJN dapat memberikan perhatian khusus agar persoalan menahun ini dapat segera terselesaikan demi kenyamanan aktivitas masyarakat," ujar Bupati.
Selain penanganan banjir, Bupati juga memaparkan usulan pembangunan infrastruktur melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD). Langkah ini diambil sebagai komitmen Pemkab Taput untuk membuka akses alternatif dan memperkuat koneksi ekonomi antar-kabupaten. Sejumlah usulan pembangunan ruas jalan strategis yang disampaikan meliputi Ruas Jalan Batas Tapanuli Tengah, Ruas Jalan Batas Tapanuli Selatan, Ruas Jalan Seminarium – Rura Julu dan Ruas Jalan Sipetang – Sarulla dan Akses menuju Sipirok melalui Pangaribuan.
Kepala BBPJN Sumut, Hardy P. Siahaan, ST, merespons paparan Bupati Tapanuli Utara dengan apresiasi tinggi. "Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Bupati Tapanuli Utara dalam mengatasi masalah ini," ujarnya. BBPJN Sumut akan segera menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat dan langkah teknis dalam waktu dekat.
Di akhir audiensi, Bupati Taput secara resmi menyerahkan proposal pembangunan kepada Kepala BBPJN Sumut. Meski menyadari adanya tantangan anggaran pasca-bencana, Bupati mengaku optimis bahwa melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, persoalan infrastruktur dasar di Tapanuli Utara dapat teratasi secara bertahap.
"Kita harus tetap optimis. Dengan sinergitas dan komunikasi yang baik seperti ini, keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk menghadirkan perubahan nyata bagi infrastruktur di Tapanuli Utara," pungkas Bupati.(NS)



Posting Komentar
0Komentar