Pertandingan “Baku Tumbuk” Volume 1 digelar, Upaya Penjaringan Bibit Tinju di Labusel

Media Barak Time.com
By -
0

 



Baraktime.com|Labusel

Pertandingan “Baku Tumbuk” Volume 1 resmi di gelar dalam rangka mencari bibit tinju di Labusel oleh Persatuan Tinju Amatir (PERTINA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Acara bergengsi ini dilaksanakan di Aula Lantai II SBBK Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Minggu (1/2).


Sebelum acara ini di gelar. Panitia melaksanakan  perjumpaan antar fighter di Cafe Just Coffee dan terhimpun 90 fighter yang mengikuti baku tumbuk yang berasal dari 5 Kecamatan Se Labuhanbatu Selatan dan satu sasana berasal dari Rokan Hulu- Riau.


Ketua Panitia Baku Tumbuk Volume I, Wahyu Ihsan Siregar yang juga mantan petinju didampingi Ketua Tarung Derajat Padlan peraih mendali PON Aceh saat jedda kegiatan menjelaskan,  Kegiatan Baku tumbuk Volume 1 di gelar dalam rangka mencari bibit-bibit pentinju yang ada di Labuhanbatu Selatan.

Disamping itu, Event ini  dapat memotivasi generasi muda untuk giat berolahraga dan menghindari narkoba, sebagaimana tema yang diangkat dalam kegiatan ini yaitu Menumbuhkan semangat juara, Menjauhkan Narkoba dan Mewujudkan Generasi Muda Labusel Berprestasi.

Beliau berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi perhatian pemerintah kabupaten Labuhanbatu Selatan khususnya dalam menciptakan bibit unggul di bidang tinju.

“Baku Tumbuk Volume Pertama ini bukan ajang anarkis, tetapi sebagai pertemuan persahabatan antar fighter dengan aturan yang jelas dan menjunjung tinggi sportivitas,karenanya kami berharap hal ini mendapat dukungan dari pemerintah Labusel” ujar Wahyu.

Pertandingan Baku tumbuk berlanjut sampai malam hari secara marathon dalam upaya menjaring bibit tinju yang ada di Labusel.

Pada kesempatan itu Candra Mawansyah Siregar selaku Ketua Pertina Labusel mengatakan, Kegiatan Bakutumbuk Volume 1 ini sebagai ajang penjaringan bibit petinju Labusel yang berasal dari sasana yang ada di setiap kecamatan. Dan kegiatan ini akan terus berlanjut secara kontiniu selama 6 bulan sekali.

“Bakutumbuk Volume pertama ini sebagai kiprah awal dalam penjaringan bibit tinju di Labusel, kami akan melaksanakan ini secara kontiniu 6 bulan sekali. Hal ini sangat penting Untuk  seleksi bibit unggul petinju di Labusel” Ujarnya.

Kegiatan berlangsung lancar, kondusif dan sportive hingga berakhirnya acara (red).

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)